Minggu, 09 Mei 2010

G-Spot: Menyingkap Misteri Titik Birahi

Berhasil atau tidaknya dua insan mencapai orgasme saat bercinta, diawali dari andal atau tidaknya pasangan memainkan perannya. Jika tidak, hanya seks dangkal yang didapatnya. Di mana titik-titik "mau" itu?

Misteri zona "sumber kenikmatan" saat bercinta atau orang lebih mengenal G-spot selalu menarik perhatian pria dan wanita. G-spot adalah satu atau beberapa titik sensitif yang masih menjadi misteri bagi sebagian besar pria. Reaksi yang ditimbulkan biasanya cukup membuat pria ingin menemukan kembali sumber kenikmatan tersebut.

Huruf G dalam G-spot berasal dari nama seorang dokter. Ernst Grafenberg yang menemukannya pada 1950-an. Menurut sang dokter, G-spot pada tubuh wanita terletak di dalam Miss Ginie di dinding bagian atasnya. Daerah itu membengkak dan biasanya akan menghasilkan respon menyenangkan, sehingga pada sebagian wanita menyebabkan orgasme.

Reaksi terhadap stimulasi G-spot, menurut Grafenberg, seperti yang ditulis Joel D. Block, Ph.D, pada buku Secrets of Better Sex, sangat bervariasi. Ada sebagian wanita sangat sensitif, terlalu sensitif, atau tidak sensitif sama sekali. Jadi, sebaiknya seorang wanita saat menyentu bagian sensitifnya.

Salah satu contoh pasangan yang selalu happy setelah melakukan hubungan suami istri adalah Dody dan Ranti. Meski mereka sudah dikaruniai seorang anak, baru kali ini merasakan nikmatnya berhubungan seks. Sebelum mendapatkan anak, meski seringkali making love (ML), tak pernah merasakan orgasme. Bahkan berkali-kali. Menurut Dody, lelaki berusia 35 tahun ini, ia baru menyadari sang istri merasa puas setelah menikah lima tahun ini. "Dulu nggak pernah terpikir. Main ya main saja," ujar karyawan bank pelat merah ini.

Tapi, lanjut Dody, setelah ia membaca artikel seks, timbul keinginan mencari wilayah sensitif dan G-spot sang istri. "Kalau sudah terkena beberapa titik, gerakan istriku nggak bisa terkontrol," katanya. Perkataan Dody pun dibenarkan sang istri tanpa ragu. Wanita yang kini bekerja pada sebuah perusahaan asuransi asing ini begitu senang ketika dinding kenikmatannya tersentuh oleh suaminya. "Saya mengalami orgasme yang luar biasa jika suami saya memainkan jarinya di daerah G-spot," katanya. Hal itu pula yang membuat wanita satu anak ini tak pernah mengeluh soal hubungan cinta dengan suaminya.

Sebelum Anda menggali dan mulai mencari-cari G-spot, ingat bahwa otak Anda dan pasangan harus membuat pikiran dipenuhi dengan cinta dan kasih pusat dari orgasme. Jika Anda mampu membiarkan pikiran bebas tanpa merasa terbebani, dipastikan dia mencapai kesenangan yang sangat diharapkan.

Keingintahuan adalah sifat alamiah setiap insan. Begitu pula dalam urusan seks. Hampir semua pria penasaran, sebenarnya di titik maan saja sih wanita bisa crazy jika disentuh? Nah, sebelum Anda melakukan petualangan mencari zona erotik wanita, pastikan Anda berdua dalam kondisi nyaman, bersih dan penuh kasih.

Berikut beberapa titik yang membuat wanita menjadi siap bertarung saat dirinya sedang "mogok". 

1. Paha
Jangan pernah berlaku kasar saat menyentuh bagian yang dipenuhi urat saraf ini. Biarkan jemari Anda menari dengan lembut di atas kulit yang penuh pesona.

2. Belakang lutut
Tak bisa dimungkiri jika area belakang lutut ini menjadi bagian arena penuh "penyerahan" diri wanita. Sebab, di lokasi ini, semua urat saraf berakhir di belakang lutut.

3. Bokong
Sampaikan sinyal pesan Anda saat ingin bercinta dengan pasangan. Alamatkan tangan Anda pada wilayah ini dan pastikan si dia merasakan kesenangannya. Untuk Anda ketahui, area yang paling sensitif adalah di ujung bawah tulang belakang dan bagian lipatan pertemuan antara paha dan pantat. Lakukan berbagai variasi gerakan untuk memberi sensasi yang berbeda.

4. Leher
Sekedar meniupkan udara di sekitar leher membuat istri Anda terbuai. Apalagi jika tangan atau bibir Anda "bermain", lenguhan napasnya akan terdengar. Genggam lembut lehernya dengan satu tangan dan tangan lainnya membelainya. Perlakuan seperti ini akan membuat dia menyerah pasrah.

5. Telinga
Bisikkan kata-kata romantis di telinga pasangan Anda. Katakan jika hasrat Anda ingin bermesraan dengannya. Lakukanlah ciuman seerotis mungkin hingga ke punggung istri Anda. Lepaskan dan lihat bila tubuh si dia bergerak erotis.

6. Kaki
Seharian berjalan membuat kaki meminta perhatian untuk dipijat. Memanjakan seputar kaki, mulai dari telapak, jari-jari, hingga tumit, cara baik foreplay dengan pasangan.

7. Payudara
Inilah yang pertama diingat pria dari tubuh seorang wanita. Selain bentuknya indah, lokasi ini sangat peka pada rangsangan. Wujudnya pun membuat Anda bebas melakukan sentuhan bentuk apa pun. Temukan, apakah pasangan Anda lebih suka Anda melakukannya dengan lembut atau sedikit kasar.

8. Pergelangan tangan
Sepertinya aneh jika ini salah satu titik sensitif wanita. Tapi mungkin itu sebabnya para ahli mode menyarankan agar wanita membubuhkan parfum di sekitar pergelangan tangannya. Sebab, ada nadi yang sensitif di situ. Dia pasti akan terkesan kalau areal ini Anda jelajahi.

9. Genitalia
Tempat satu ini tak perlu diperdebatkan lagi. Di areal inilah perasaan seksual wanita paling hebat jika distimulasi. Sekali ketemu tempatnya, sentuhan yang terlembut pun akan memberi sensasi yang menyenangkan dan tidak biasa. Kalaupun tidak ketemu, seperti biasa, mencarinya pun cukup menggairahkan kan?

10. Bibir
Inilah titik paling sensitif di tubuh wanita. Jangan sampai melewatkan bagina ini hanya karena Anda terlalu berhasrat melakukan eksplorasi di bagian lain. Sebab, bibir wanita bisa dimanipulasi sedemikian rupa sehinga dia akan merasa bergairah, terangsang, sekaligus disayang dalamw aktu bersamaan. Ciuman bibir memberikan segalanya yang dibutuhkan wanita ketika melakukan hubungan. Teristimewa ketika berhubungan intim. Kalau Anda pernah mencapai puncak dalam keadaan Anda berciuman, rasakan sensasi kenikmatannya. Luar biasa.....

Wanita Ejakulasi, Lewat Rangsangan Pada G – Spot ?

 Mungkin anda pernah mendengar, bahwa  konon wanita juga  bisa mengalami ejakulasi seperti halnya pada pria. Memuncratkan  cairan !
Apakah ini Benar ?
Jawabnya : Ya, Benar.

Tetapi ini juga masih merupakan bentuk kontraversi pada dunia medis.  Jadi tidak heran,  kata G-spot semakin populer saja.


( Perhatikan gambar disamping baik – baik ) Karena jika wanita sudah menemukan G-spot, dan melatihnya dengan baik,  maka dimungkinkan dia bisa melakukan orgasme yang lebih hebat, dan bahkan memuncratkan cairan ( ejakulasi ),  seperti halnya pada pria.  
Bahkan kenikmatan yang muncul akibat rangsangan pada G-spot ini, melebihi orgasme yang diakibatkan pada rangsangan klitoris ( kelentit ).
Penulis Dewa Dewi memburu beberapa sumber, yang akhirnya bisa tersusun artikel ini ini dengan baik. Silahkan  membaca dengan seksama mengenai G-spot ini.

 Sebenarnya G – Spot Itu Apa ?

G  – Spot yang bisa diartikan secara  “acak”   bagian ( zone ) G, adalah serapan dari kata  Grafenberg.  Lihat hurug G-nya. Nama lengkapnya adalah Dr. Ernst Grafenberg, yang mengadakan penelitikan  pada tahun 1950.  G – spot kalau diraba bentuknya seperti spon yang kira kira berukuran antara 2 hingga  3 centimeter. Merupakan kumpulan syaraf yang paling banyak, yang juga berhubungan dengan klitoris.
( Gambaran G -Spot , lihat dibawah ini )
2.gif
G-spot ini jika dirangsang, bisa mengeras dan membesar seperti  bola kecil, yang bisa diraba jelas dengan jari. Letak G -spot ini diperkirakan 3  hingga 5 centimeter dibelakang mulut vagina bagian atas. Namun hal inipun berbeda – beda  pada setiap wanita.
Konon, jika bagian yang paling sensitif ini terangsang dengan bagus, maka wanita tersebut akan merasakan sensasi yang luar biasa.  Tetapi didalam prakteknya, setiap wanita mengalami  secara berbeda.

Apakah Setiap Wanita Punya G – Spot ?

Hal ini masih menjadi tanda tanya. Karena penelitian terhadap keberadaan bagian paling sensitif ini juga berulang.  Menurut study dari Masters and Johnson Instituut, setidaknya hanya ditemukan 10 % dari wanita keseluruhan yang mengikuti penelitian, mempunyai G – spot. Sedangkan John Perry dan Beverly Whipple yang juga melakukan penelitian, dalam rapornya menyebutkan, bahwa wanita akan mengalami sensasi orgasme yang luar biasa, dan melebihi orgasme akibat rangsangan pada klitoris.
gspot.jpg
Bahkan  pada   1  pada  10 wanita yang  mengikuti penelitian ini,  bisa melakukan ejakulasi seperti halnya pria, saat orgasme. Bisa mengeluarkan cairan berwarna putih,  dan ditemukan  sebagian besar  fructose dan enzym. Sama seperti yang bisa dilihat pada sperma pria.
Sedangkan Robert Mallon, seorang  ahli Patologi  juga melakukan penelitian tentang keberadaan G-pot ini ditahun 80-an. Dari 42  mayat wanita yang diotopsi, ditemukan  jaringan yang nampak seperti prostat pada pria. Penelitiannya beberapa tahun kemudian dilanjutkan lagi, dan membedah 17  mayat wanita.  Lebih dari 80 % ditemukan jaringan menyerupai prostat.
Walau demikian,  keberadaan G-spot masih mengundang tanda tanya. Antara dunia medis dan spiritual saling  mempunyai ketertarikan. Karena menurut seks ala Tantra dan Kamasutra, keduanya juga menulis tentang keberadaan  “ bagian yang paling ” sensitif,  yang kasarnya saja disebut sebagai X – Spot atau Y – Spot.

Apakah Pria Juga Mempunya G-spot  ?

Pria juga mempunya G-spot, yang letaknya didalam anus. Dimana  bagian prostat bisa dirangsang dan dipijit – pipit dari dalam, dengan menggunakan jari atau alat bantu lain yang aman dan bisa dipertanggung jawabkan.
Dan bila hal ini sudah dilatih secara rutin dan optimal, maka akan memberikan  efek kenikmatan yang luar biasa.
( Artikel diatas disarikan dari berbagai sumber ).

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails